Jumat, 16 Januari 2009

Gangguan dalam Mengemudi Sepeda Motor di Jalan

Gangguan dalam Mengemudi Sepeda Motor di Jalan
Oleh : Puji Astuti

Polisi Tidur
Polisi tidur adalah gundukan di jalan yang melintasi badan jalan, dengan tujuan mengurangi kecepatan kendaraan. Polisi tudur sangan lazim dijumpai di jelan perumahan dan perkampungan. Para penghuni menginginkan kenyamanan sedangkan para pengemudi menginginkan kenyamanan. Para penghuni bergotong-royong membuat polisi tidur supaya mereka aman dari tabrakan. Para pengemudi tidak menginginkan pilisi tidur karena memperlambat laju kendaraan dan membuat kendaraan cepat rusak. Di Pogung tepatnya di jalan kampung sebelah selokan dahulu banyak polisi tidur, namun sekarang pilisi tidur dihilangkan. Apakah penghuni sudah kehilangan kekuatan untuk mempertakankan polisi tidur ataukah kendaraan mereka juga menjadi cepat rusak karena polisi tidur?

Traffic Light
Traffict light adalah lampu untuk mengetur lalu lintas di persimpangan, nulai simpang tiga sampai simpang lima, yang paling lazim adalah simpang empat. Traffic light jelas memperlambat pengemudi karena harus berhenti ketika lampu merah. Menurut penulis traffic light diperlukan karena neluri pengemudi adalah mendahului pengemudi lain. Jika pengemudi melaju tanpa memprehatikan arah kanan dan kirinya meka sangan mungkin terjadi tabrakan.
Penulis mengapresiasi penggunaan penanda waktu di beberapa persimpangan di DIY. Penenda waktu adalah alat untuk memberi informasi kepada pengemudi berapa detik lagi lampu merah atau hijau akan menyala. Penenda waktu membantu pengemudi terbebas dari ancaman tilang. Dahulu sebelum ada penanda waktu, apabila yang menyala lampu hijau pengemudi seringkali memutuskan untuk melaju, tanpa menyadari bahwa lampu mereh akan menyala dua detik lagi. Ketika lampu merah menyala sudah tidak mungkin menghentikan sepeda motor, karena mengerem sepeda motor dalam kecepatan tinggi akan menyebabkan sepeda motor oleng. Sehingga pengemudi dikejar polisi dan kena tilang.

Penyeberang
Pengemudi harus menghentikan kendaraannya untuk memberi kesempatan kepada penyeberang jalan, hal ini jelas memperlambat laju kendaraan. Suatu hal yang mengejutkan pengemudi dan mungkin membahayakan apabila penyeberang menyeberang ketika sedang ramai, secara mendadaka, atau ketika kendaraan tepat di dekatnya. . hal ini bisa menyebabkan tabrakan dan tentunya pengemudi yang disalahkan. Suatu hal yang baik apabila polosi berjaga setiap pagi di tempat penyeberangan atau di zona selamat sekolah. Keuntungan bagi penyeberang adalah mereka lebih aman dan nyaman ketika menyeberang. Keuntungan bagi pengemudi adalah terbebas dari tuduhan penabrak karena pengemudi sudah diberi isyarat untuk berhenti.


Kendaraan Lain
Gangguan kepada pesepeda motor yang datangnya dari kendaraan lain, yaitu: mobil yang melaju di lajur kiri, kendaraan yang menyeberang, kendaraan yang melawan arah, Trans Jogja yang berhenti di halte, dan mobil atau bus yang mengerem mendadak. Polisi menyarankan sepeda motor unuk melaju di laur kiri dan mobil melaju di lajur kanan. Biasanya kendaraan umum tetap melaju di lajur kiri untuk mempermudah meraih penumpang. Jika ada bus yang melaju di lajur iri dan ada mobil yang melaju di lajur kanan, biasa pesepeda motor labih memilih di belakanng bus yang melajur di lajur kiri, karena apabila mendahuluinya akan tertabrak mobil yang melaju di lajur kanan yang biasanya melaju dengan kecepatan tinggi.
Kendaraan yang menyeberang seharusnya memberikan isyarat dengan lempu sen kepada pengemudi lain, sehingga pengemudi lain tahu bahwa ia harus memberi kesempatan kepada kendaraan yang menyeberang, sehingga peluang kecelakaan bisa terhindarkan. Kendaraan yang menyeberang akan membahayakan kendaraan lain apabila menyeberang tanpa isyarat karena pengemudi lain tidak tehu apa yang akan dilakukan pengemudi yang menyeberang. Pengemudi yang hedak menyeberang handaknya memilih untuk menyeberang ketika jalan sepi.
Terkadang pengemudi sepeda motor memilih berjalan melawan arah di pinggir karena malas menyeberang. Hal in bisa membahayakan pengemudi yang tidak melawan arah karena bisa bertabrakan.
Apabila Trans Jogja hendak berhenti di halte maka pengemudi di belakangnya harus mengurangi kecepatan supaya tidak menabrak Trans Jogja, setelah itu baru mendahului Trans Jogja. Kalau posisi kendaraan sedang bagus bisa langsug mendahului Trans Jogja. Hal ini turut memperlambat laju kendaraan. Trans jogja masih lebih baik daripada kendaraan umu lainya karena tidak berhenti sembarangan. Kendaraan umum lainya sering berhenti mendadak dan isyaratnya juga terlambat. Terlebih berhentinya di sembarang tempat selama ada penumpang.

Kondisi Jalan
Gangguan yang bersumber dari kondisi jalan adalah pnyempitan jalan, kerusakan jalan, penggelian jalan, dan perbaikan jalan. Di jalan yang banyak toko di sekitarnya biasanya akan menjadi sempit karena kendaraan yang perkir di pingir jalan. Hal ini tidak terelakan karena toko tidak bisa menyediakan tempat parkir yang memadai. Akibatnya pengemudi lain harus lebih ke kanan untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan yang sedang parkir. Di kawasan pertokoan Muntilan dan Malioboro diberlakukan kebijakan jalan searah karena padat dan merupakan kawasan pertokoan.
Jalan rusak memilika efek terhadap kendaraan yang sama dengan polisi tidur. Kerusakan jalan di treffic light biasanya jalan melipat, berusakan jalan di desa biasanya jalan berlubang dan tidak merata, derusakan di jalan yang dilewati kendaran berat biasanya jalan retak. Semua hal tadi mengganggu pengemudi dan dapat mempercepat kerusakan kendaraan, solusinya adalah perbaikan jalan. Perbaiakn jalan membuat jalan lebih sempit dan mengganggu pengemudi namun sifatnya sementara. Supaya jalan bisa terasa nyaman untuk waktu yang lebih lama.
Masih ingatkah pekerjaan gorong-gorong di jalan Teknika Utara yang menyebabkan pengemudi menghadapi lampu mereh lebih dari lima kali. Hal ini bisa menyebabkan keterlambatan bagi pengemudi dari arah Pogung yang tidak tahu kalau sedang ada pekerjaan gorong-gorong. Sekarang jalan Teknika utara menjadi lebih tidak rata daripada sebelumnya.

Lonjakan Jumlah Kendaraan
Penulis membagi dua tipe lonjakan kedaraan yaitu lonjakan kendaraan tiap hari dan lonjakan kendaraan hari raya atau liburan. Lonjakan kendaraan tiap hari adalah lonjakan kendaraan ketika jam berangkat dan jam pulang. Hal ini lazim karena banyak instansi memiliki jam kerja yang sama. Lonjakan kendaraan hari raya adalah lonjakan kendaraan ketika hari raya atau ketika liburan karena ingin berkunjung ke rumah kerabat atau ke tempat wisata. Lonjakan kendaraan hari raya dan liburan akan selesai setelah hari kerja dimulai.

Pengecekan SIM dan STNK
Biasanya pengecekan SIM dan STNK dilakukan antara tanggal 20-30. kata orang polisi kehabisan gaji jadi harus cari uang dengan cara lain. Pengecekan SIM dan STNK memang penting untuk meningkatkan ketertiban pengemudi namun tetap saja memperlambat laju kendaraan karena harus mengantri.

Binatang
Binatang terkadang menyobe menyeberang jalan. Sering penulis jumpai binatang yang gepeng di jalan magelang, baik, kucing, tikus, ayam, atau ular. Binatang yang menyeberang bisa membuat pengemudi terkejut dan membahayakan nyawa pengemudi gan binatang. Susahnya, binatang tidak paham isyarat manusia. Klau ayam biasanya langsung panik dan berlari merkipun arahnya salah malah mendekati kendaraan. Lain halnya kucing, kucing sepertinya berdiam dan berfikir terlebih dahulu kemudian baru menuju pinggir.

Paku
Sepertinya tidak ada penyebab ban bocor selain paku yang sengaja ditebar. Biasanya tidak jauh dari tempat paku terpesang ada tambal ban. Kalau hambatan yang ini tidak hanya memperlambat kendaraan tepi juga bisa membatalkan perjalanan.

Tidak ada komentar: