Senin, 11 Agustus 2008

pemilihan presiden

sebentar lagi pemilu presiden. dana yang tidak sedikit dikeluarkan untuk kampanye calon presiden, mereka mengobral janji kepada rakyat, aku ingin tahu apa mereka mengukur kemampuan mereka sebelum membuat naskah obral janji? sekolah, kesehatan garatis itu yang pernah aku dengar dari wakil rakyat ketika pemilu. kurasa itu bukan hal yang mungkin terjadi(sekolah gratis dan kesehatan gratis). untuk menjadi seorang dokter seorang guru seorang dosen mereka pastilah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, mana mau mereka dirsuruh gratisan. apalagi sudah ahli sudah spesialis.
sepertinya sby sudah cukup menderita menjadi presidei republik indonesia. ketika awal menjadi presiden sudah ada sunami gemba bumi lapindo. baru-baru ini harga minyak melambung tinggi hingga menteri keuangan harus merevisi apbnnya. negara timur tengen berpesta uang, tapi bagaimana negaraku indonesia? indonesia cukup terlunta lunta karena efek negatif kenaikan harga minyak. pemerintah mencoba mangatasinya dengan mengkonversi minyak ke gas. menurut ilmu ekonomi yangsederhana jika permintaan mengalami kenaikan maka harga juga akan mengalami kenaikan. pemerintah berhasil mempengaruhi orang indonesia untun menganti bahan bakar minya ke gas. permintaaan gas meningkat dan harga gas meningkat pula. sehingga baik harga minyak maupu harga gas meningkat semua sekarang.
dahulu indonesia menjadi net exportir tetapi sekarang indonesia menjadi net importir. dulu kita diramalkan menjadi macan asia, sekarang mengemis bantuan ke mana-mana, menyedihkan. megapa dalam waktu yang singkat taring indonesia hilang tak bersisa? sedangkan negara lain menepuk dada sombong di depan kita.

Tidak ada komentar: